Pendidikan Politik bagi Perempuan Kota Banda Aceh Tahun 2017

Dinas P3AP2Kb Kota Banda Aceh (1 – 2 Agustus 2017), melaksanakan kegiatan Pendidikan Politik bagi Perempuan. Kegiatan tersebut diadakan di Aula Dinas P3AP2KB Kota Banda Aceh, adapun peserta yang mengikuti pelatihan Pendidikan Politik bagi Perempuan berjumlah 30 orang, keterlibatan perempuan di kancah politik bukanlah sesuatu hal yang baru. Dalam sejarah perjuangan kaum perempuan, partisipasi perempuan dalam pembangunan telah banyak kemajuan dicapai terutama di bidang pendidikan, ekonomi, lembaga kenegaraan dan pemerintahan. Keikutsertaan perempuan dalam perpolitikan dianggap penting karena sebagai manifestasi dari tanggung jawab sosial bahkan kewajiban bagi setiap orang tanpa membedakan gender untuk memperbaiki keadaan masyarakat. Adanya permasalahan kesenjangan partisipasi politik kaum perempuan yang bersumber dari ketimpangan struktur sosiokultural masyarakat yang diwarnai penafsiran terjemahan ajaran agama yang bias gender.

Narasumber pada kegiatan Pendidikan Politik bagi Perempuan

Stigma negatif akan kualitas perempuan seakan mendapatkan pembenaran ketika pada faktanya tidak banyak perempuan Aceh yang berhasil lolos ke Senayan menjadi anggota DPR RI dan betapa minimnya keterwakilan perempuan Aceh di DPR Aceh. Ironinya, situasi ini terjadi saat regulasi quota 30% keterwakilan perempuan telah diberlakukan dalam pemilu.

Di bidang politik, partisipasi perempuan tentunya akan terlihat keterwakilan perempuan di DPR RI dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Secara nasional, Di DPR keterwakilan perempuan pada pemilu 2004 sebesar 11,8 % dan menjadi 18 % pada pemilu 2009. Di tingkat Aceh, pada tahun 2014, jumlah anggota legislative perempuan  hanya 12 dari 81 anggota DPRA, yaitu 14,81%. Anggota DPRK jumlah anggota legislative perempuan  hanya 60 dari 653 anggota DPRK atau 09.19% dimana dari DPRK Kota Banda Aceh hanya 1 orang perempuan. Adapun Narasumber pada kegiatan ini yaitu wakil Walikota Banda Aceh Bapak Drs. Zainal Arifin, Ketua Women’s Development Centre (WDC) Ibu Suraiya Kamaruzzaman, S.T,L.LM,M.T, dan ibu Syarifah Rahmatilah.

Oleh karena itu, menjadi sangat penting bagi Dinas P3AP3KB Kota Banda Aceh untuk melaksanakan pelatihan ini dimana kegiatan tersebut merupakan usulan perwakilan perempuan dari gampong Ie Masen dan Lambhuk serta Balee Inong Kota Banda Aceh dalam forum MUSRENA Tahun 2016, dan bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang hak politik perempuan dan pentingnya kontribusi perempuan  dalam politik, perempuan memahami sistem perpolitikan, dan mendorong partisipasi perempuan dibidang politik.(ik/5)